Thursday, April 21, 2011

Abu Nawas dan 6 ekor lembu berjanggut



Pada suatu hari, Sultan Harun al-Rasyid memanggil Abu Nawas menghadap ke Istana. Kali ini Sultan ingin menguji kecerdikan Abu Nawas. Sesampainya di hadapan Sultan, Abu Nawas pun menyembah. Dan Sultan bertitah, "Hai, Abu Nawas, aku menginginkan enam ekor lembu berjanggut yang pandai bicara, bolehkah engkau membaca mereka dalam masa seminggu? Kalau gagal, akan aku penggal lehermu.


"Baiklah, tuanku Shah Alam, hamba junjung tinggi titah tuanku."

Semua pegawai istana yang hadir pada saat itu, berkata dalam hati, "Mampuslah kau Abu Nawas!"

Abu Nawas memohon diri dan pulang ke rumah. Ketika sampai di rumah, ia duduk berdiam diri merenungkan keinginan Sultan. Seharian ia tidak keluar rumah, sehingga membuat tetangga hairan. Dia pun keluar dari rumah seminggu kemudian, iaitu pada waktu yang diberikan Sultan kepadanya.

Ia akan menuju kerumunan orang yang banyak, lalu ujarnya, "Wahai orang-orang muda, hari ini hari apa?"

Orang-orang yang menjawab benar akan dia lepaskan, tetapi orang-orang yang menjawab salah, akan dia akan ditahan. Dan ternyata, tidak ada seorangpun yang menjawab dengan betul. Selepas itu, Abu Nawas pun marah-marah kepada mereka, "Soalan seperti itu pun awak semua tidak dapat menjawab. Kalau begitu, mari kita menghadap Sultan Harun Al-Rashid, untuk mencari tahu kebenaran yang sesungguhnya. "

Keesokan harinya, balairung istana Baghdad dipenuhi warga masyarakat yang ingin tahu kesanggupan Abu Nawas membawa enam ekor Lembu berjanggut.

Sampai di depan Sultan Harun Al-Rashid, ia pun mengaturkan sembah dan duduk . Lalu, Sultan berkata, "Wahai Abu Nawas, mana lembu berjanggut yang pandai bicara itu?"

Tanpa banyak bicara, Abu Nawas pun menunjuk keenam orang yang dibawanya itu, "Inilah mereka, tuanku Shah Alam."
"Hai, Abu Nawas, apa yang kau tunjukkan kepadaku itu?"
"Ya, tuanku Shah Alam, tanyalah pada mereka hari apa sekarang," jawab Abu Nawas.


Ketika Sultan bertanya, ternyata orang-orang itu memberikan jawapan berbeza-beza. Maka jawablah Abu Nawas, "Jika mereka manusia, tentunya tahu hari ini hari apa. Apalagi jika tuanku menanyakan hari yang lain, akan tambah pusinglah mereka. Manusia atau haiwan kah mereka ini? "Inilah lembu berjanggut yang pandai bicara itu, Tuanku."


Sultan hairan melihat Abu Nawas pandai melepaskan diri daripada ancaman hukuman. Maka Sultan pun memberikan hadiah 5.000 dinar kepada Abu Nawas.

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...